Search This Blog

Loading...

Wednesday, August 10, 2011

CARA BELAJAR BERTANGGUNG JAWAB

Menjadi orang bertanggung jawab itu sangatlah sulit sekali, kadang kita suka lari dari masalah, takut dimarahi (karena kita salah), takut kena denda, pokoknya takut pada hal yang belum terjadi. jadi rasa takut inilah yang menjadi masalah karena tidak bisa bertanggung jawab, selain rasa takut yang menjadikan orang tidak bisa bertanggung jawab yaitu rasa malas, Malas membuat orang menjadi susah bertanggung jawab.

Namun ada cara yang sederhana yang sering saya amati dan saya lakukan untuk bisa belajar bertanggung jawab, yaitu dengan melatih diri sendiri dalam berbagai hal kegiatan sekecil apapun yang kita lakukan sehari-hari, sebagai contoh jika anda menjatuhkan buku dari meja, maka untuk melatih rasa tanggung jawab, anda harus mengembalikan buku tesebut ke tempat semua.

Contoh lain dari latihan bertanggung jawab adalah dengan melihat sesuatu yang tidak sewajarnya, maka kita harus membetulkan menjadi hal yang wajar, misalnya lantai kotor, maka dengan rasa tanggung jawab kita harus menyapu lantai tersebut menjadi besih, dengan niat bawah rumah ini adalah rumah kita jadi tanggung jawab kita, tanamkan dalam otak kita bahwa semua yang dilakukan adalah tanggung jawab kita.

Rasa tanggung jawab ini bisa diajarkan kepada anak kecil sejak dini, dengan mengajarkan anak kecil rasa tanggung jawab, maka saya jamin kelak dewasa anak tersebut akan menjadi anak yang lebih baik, mereka akan bisa bertanggung jawab pada diri sendiri, orang tua, lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara.

Mari berlajar bertanggung jawab dengan hal yang kecil dahulu di sekitar kita, junjung tinggi kejujuran, buang rasa takut melakukan kebenaran dan rasa malas. Ayo lakukan dari sekarang belajar bertanggung jawab.

Dengan tanggung jawab akan menjadikan hidup kita mandiri tanpa banyak bantuan orang lain,
Nah Untuk anak kecil ada beberapa tips yang bisa dijadikan belajar bertanggung jawab, diantaranya sebagai berikut:
1. Berikan beberapa kebiasaan tanggung jawab
Menanamkan kebiasaan bertanggung jawab pada anak kecil haruslah dilakukan sejak dini, misalnya meminta si kecil untuk mengembalikan mainannya ke tempat penyimpanan seperti biasa. Membiasakan menabung dari sisa jajan di sekolah, ini berguna agar ia mulai belajar mengelola uang sendiri.

2. Biarkan dia belajar mengambil keputusan
Memberi anak kesempatan untuk membuat beberapa pilihan sendiri akan mengajarinya tanggung jawab. Cara ini juga sekaligus membuat anak mandiri.

3. Latihan menjalankan tugas Satu-satunya cara untuk menguasai keahlian apapun ialah melalui praktek. Dengan membiarkan dia menangani tugas sesuai dengan usia, seperti berpakaian, atau menyelesaikan PR, hal ini akan membantunya lebih mandiri.

4. Memberi contoh baik Tanggung jawab Anda sebagai orangtua adalah memberikan contoh baik di mata si kecil. "Apakah kita mendorong atau tidak, anak-anak selalu belajar dari contoh," kata Thomas S. Greenspon, Ph.D. psikolog dan terapis pernikahan dan keluarga. Selalu menepati janji yang telah diucapkan kepada si kecil, juga merupakan cara Anda memberi contoh kepadanya.

5. Manfaatkan buku Buku cerita anak banyak mengandung pesan. Jadi, ketika ada waktu untuk membacakan cerita, Anda bisa memilih buku yang menggambarkan tentang tanggung jawab. Pilih juga buku dengan karakter tokoh dan setting menarik untuk dapat menarik perhatiannya.

6. Dukung si kecil lewati situasi sulit Naluri utama orangtua ialah mengarahkan dan melindungi anak ketimbang mengatakan apa yang harus dia lakukan secara lugas. Lebih baik berikan bimbingan pada anak melalui proses hingga kesimpulan yang dibuatnya sendiri. Ajukan pertanyaan-pertanyaan dan dorong si kecil untuk berpikir sendiri dengan dukungan Anda.

7. Tunjukkan kepadanya gambaran yang lebih besar Tujuannya untuk mendorong agar si kecil punya kesadaran bertanggung jawab. Jadi, bukan karena semata-mata disuruh. Beri penjelasan kepadanya bahwa tugas membantu pekerjaan rumah ikut mengurangi beban seluruh anggota keluarga. Cara ini sekaligus menuntunnya memahami bahwa tindakan mereka berdampak pada orang lain. Dan, jangan lupa beri si kecil pujian jika berhasil mampu bertanggung jawab. (pet)

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, tanggung jawab adalah keadaan dimana seseorang wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga, bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia terhadap tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Mandiri adalah keadaan dimana seseorang mampu untuk melakukan sesuatu dengan sendiri. Hidup mandiri berarti mampu menjalankan aktivitas ataupun kegiatan kehidupan sehari-hari dengan sendiri.
Tanggung jawab dan hidup mandiri mempunyai hubungan yang saling berkaitan. Kebiasaan hidup mandiri dapat mengajarkan pembentukan sikap tanggung jawab. Untuk lebih memahami makna tersebut dapat kita serap dari pengalaman kita pribadi sehari-hari.
Sebagai contoh, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya sendiri.
Sudah menjadi tradisi dalam keluarga kami setelah lulus SD, maka kami sebagai anak-anak akan merantau ke kota untuk mendapatkan pendidikan tingkat menengah dan lanjut yang lebih baik. Masa itu tiba, saya harus pisah dari orang tua dan tinggal bersama kakak sepupu saya di sebuah rumah kontrakan yang tak jauh dari SMP saya. Mulai saat itu saya belajar mandiri, mulai dari mencuci dan menyetrika pakaian sendiri, membersihkan rumah dan membantu kakak sepupu saya memasak.
Awalnya orang tua saya menitipkan uang transport dan jajan saya sehari-hari kepada kakak sepupu saya setiap minggu, namun lama-lama saya mulai belajar memegang uang sendiri. Hal itu membuat saya menjadi terpacu untuk belajar lebih mandiri dan bertanggung jawab, dimana saya harus mulai bisa mengatur keuangan untuk keperluan mana yang mendesak dan mana yang harus disisihkan untuk ditabung.
Tiga tahun berlalu, saya lulus SMP dan kakak sepupu saya pun lulus SMA dan ia harus merantau ke ibukota untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Persis saat itu juga adik saya lulus SD dan saatnya ia juga merantau untuk melanjutkan ke SMP. Saat itu saya harus menggantikan peran kakak sepupu saya dan saya juga akhirnya mengajarkan semua yang saya dapatkan kepada adik saya.
Tanggung jawab yang saya pikul selama tiga tahun bukanlah hal yang mudah. Dimana saya harus menjaga kepercayaan orang tua, untuk mendidik dan mengawasi adik saya.
Dari cerita tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa belajar hidup mandiri secara tidak langsung juga akan membuat kita belajar bertanggung jawab.

No comments:

Post a Comment

Silahkan Comment no SPAM Maaf comment berbau Spam akan saya Hapus

Popular Posts